Ilustrasi harga cetak kalender

Anda Ingin Membuka Jasa Percetakan? Pelajari Dulu Perhitungan Estimasi Harga Cetak Kalender Berikut

Tentunya anda pasti sudah memahami dalam membuka usaha anda harus melakukan perhitungan terlebih dahulu pada cost yang nanti akan anda keluarkan. Nantinya dari cost ini, anda dapat menentukan berapa harus menjual barang/jasa supaya  memperoleh untung. Hal ini juga berlaku pada percetakan di mana saya akan mengambil contoh pada produksi kalender, kita harus pelajari dahulu estimasi harga cetak kalender.

  1. Misalkan kalender yang akan kita produksi adalah kalender triwulan. Pada kalender ini mempunyai 5 halaman dengan perincian 1 halaman cover dan 4 halaman untuk penjabaran bulan dan tanggal. Anggaplah kalender ini tidak bolak-balik sehingga dalam 1 kalender terdapat 5 lembar kertas 
  2. Bila kita ingin membuat kalender sejumlah 500 buah maka jumlah kertas yang anda butuhkan adalah 500 x 5 = 2.500 lembar. Sementara kertas yang digunakan akan digunakan  berukuran 38cm x 54 cm.
  3. Oleh karena tiap kalender ada 5 lembar maka plat sablon untuk pencetakan dan pewarnaan yang kita butuhkan adalah 5 set. Di mana pada tiap setnya tersusun atas empat plat sebagai media dari warna dasar cyan, magenta, yellow, dan black.
  4. Jenis kertas yang akan kita gunakan adalah kertas plano dengan standar ukuran 79 cm x 109 cm. Dengan demikian dari 1 lembar kertas plano kita akan memperoleh 4 lembar kertas ukuran 38 cm x 54 cm.
  5. Maka dari total 2500 lembar  kertas yang dibutuhkan tadi maka kertas plano yang digunakan untuk produksi  sejumlah 2500 : 4  = 625 lembar. Biasanya dalam percetakan juga punya standar memberikan lebihan 25 lembar untuk tiap halaman untuk berjaga-jaga apabila ada kesalahan cetak nantinya. Oleh karena ada 5 halaman maka kertas lebihan yang kita butuhkan adalah 125 lembar. Berarti total semuanya adalah 625 + 125 = 750 lembar.
  6. Mesin cetak yang akan kita gunakan dari tipe oliver 58

Setelah melakukan penentuan dan pemilihan di atas baru kita bisa mulai menghitung harga cetak kalender dengan simulasi berikut. Namun sebagai catatan harga yang saya sebutkan menyesuaikan dengan daerah domisili. 

  1. Kertas plano dijual per rimnya sebesar  Rp. 710.500, 00. Berarti harga per lembarnya adalah Rp. 1.421,00. Bisa anda bulatkan ke  Rp 1.450,00 untuk mempermudah perhitungan. Berarti biaya yang akan kita keluarkan untuk membeli kertas plano adalah 750 x Rp 1.450,00 = Rp 1.087.500,00  
  2. Biaya 1 Set Plat Cetak untuk mesin  tipe Oliver 58 adalah Rp. 140.000,00. Dengan demikian total dari 5 set adalah Rp 700.000,00   
  3. Proses pencetakan dari mesin 1 setnya adalah Rp. 250.000,00. Jadi total biaya 5 set Rp. 1.250.000,
  4. Terdapat biaya untuk pemotongan di proses finishing. D mana setiap 1000 lembar biaya yang dikenakan adalah Rp. 15.000

Jadi 2500 : 1000 x Rp. 15.000 = Rp 37.500,00

  1. Biaya klip untuk mengeratkan 1 buah kalender adalah Rp. 500,00. Apabila jumlah kalender yang dihasilkan 500 buah maka totalnya  Rp 250.000,00 

Jumlahkan simulasi dari nomer 1 sampai 5 dan diperoleh total biaya produksi Rp 3.325.000,00

Setelah menghitung harga cetak kalender, kemudian untuk menghitung berapa harga jual per 1 buah kalender dengan asumsi keuntungan 30% maka gunakan rumus berikut :

Harga jual=3.325.000+30% x 3.325.000500

= Rp 8.645,00